Dendang Hati
Blog ini memuat kata hati yang penuh rasa. Puisi kontemporer, tulisan bebas tentang berbagai macam hal dalam kehidupan ini baik itu tentang hubungan manusia dengan Pencipta, kekasih, masyarakat dll.
Mukaddimah
Tasbih dan tahmid terucap kata
Memuji dan memohon atas pasrah hamba
Dengan basmalah kutulis hikmah
Semoga semua bahagia atas ridhlo-Nya
Sholawat dan salam buat pemimpin sejati
Nabi Muhammad sang kekasih Ilahi
Serta merta keluarga dan sahabat
Dan semua bersama hingga kiamat
Perkenankanlah saya menggoreskan tinta
Tuk mengukir kisah yang penuh makna
Syukur Alhamdulillah terucap pasrah
Dendang Hati telah tercipta buat pembaca
Syukur Alhamdulillah terucap pasrah
Blog ini berguna untuk semua
Tanda baik bagi kita semua
Karena dapat wacana yang berguna
Alhamdulillah buat sang pencipta
Kasih sayang diterima tak terkira sepanjang masa
Kita semua adalah manusia
Harus rela dan menerima akan takdirnya
Wahai pembaca yang baik lagi bahagia
Bukankah kau generasi terbaik yang pernah ada
Janganlah kau terlena, lemah dan berputus asa
Jadilah orang mulia sepanjang masa
Demikianlah tutur kata hikmah terkisah
Mohon dimaafkan bila ada salah
Semoga blog ini bisa berguna
Bagi semua orang yang membaca
20 April 2010
Testimoni Air Mata
dan hidup dalam setiap perjalanan anak manusia sepanjang masa.
Aku, sahabat sejati yang akan selalu hadir dalam suka dan duka
Aku, ada dalam sejarah, berbingkai aneka cerita, berita dan fakta-
Aku, pelipur lara buat para papa, selalu bersama ketika berduka,
Aku pertanda sedang berbahagia, penyatu dengan sang Pencipta
Aku adalah anugerah ketika sang bayi meratap alam fana
Aku penawar, yang terlanda susah, galau, gelisah dan teraniaya
Aku, ada dalam sejarah, berbingkai aneka cerita, berita dan fakta-
Ketika Adam dan Hawa terlena, akulah yang mendampinginya
Ibrahim tak tersentuh api sang Raja karena aku menemaninya
Aku menghibur Yusuf ketika ia berada dalam sumur tua.
Yunus tak sendiri dalam perut ikan yang amat gelap gulita
Aku mendampingi Isa untuk mengasihi dan membantu sesama
Aku membasahi surat Sulaiman buat sang ratu negeri Saba
Aku meyakinkan Musa untuk pergi ke bukit Tursina
Aku membantu Zakariya dan Yahya melawan penguasa durjana
Aku menghibur Ismail menjalankan amanat ayah tercinta
Aku menemani Luth, Sholeh, Syuaib atas umat yang durhaka
Aku menghibur Nuh untuk meninggalkan keluarga tercinta
Aku merindu, mengharap, menemani pemimpin manusia
Penyanyang, pelindung umat dari awal hingga akhir masa
Aku air mata, akan selalu ada, akan selalu setia bersama
Di setiap lembar perjalanan kehidupan umat manusia
Aku adalah air mata, bersahabat dengan penghamba
Aku tercipta untuk menemani anak cucu manusia
Meniti lembar demi lembar kehiduapan alam fana
Sayang, Sang arif bijaklah yang mampu bersama
